Bawa Sampel Rokok Nice dan Luxio, BMM Desak Bea Cukai Madura Tutup Perusahaan Nakal 

Hallo Berita, PAMEKASAN –Puluhan pemuda yang tergabung dalam Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) melakukan aksi demonstrasi di depan Bea Cukai Madura, Kamis (04/08/2022).

Mereka mendesak Bea Cukai menutup perusahaan rokok yang memproduksi rokok bodong tidak hanya melakukan penindakan terhadap toko-toko kecil.

BMM membawa beberapa sampel rokok bodong diantaranya merk Nice dan Luxio yang menurut mereka sudah beredar di masyarakat.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil: Ketenteraman Tunjang Kelancaran Pembangunan di Jawa Barat

Suja’i selaku ketua BMM, dalam orasinya menjelaskan, pihak Bea Cukai membiarkan rokok bodong tersebut beredar di masyarakat.

Seharusnya, Bea Cukai tegas menindak mereka karena sudah meresahkan dan merugikan negara.

“Jangan hanya toko-toko kecil yang menjadi sasaran perusahaannya juga harus di tindak tegas,” teriak Suja’i di depan Kantor Bea dan Cukai Madura.

BACA JUGA:  Optimistis Pandemi Membaik, Ridwan Kamil: Pembangunan Infrastruktur Digenjot

Pihaknya juga menegaskan sembari memegang sampel rokok non cukai NICE dan LUXIO Premium menegaskan bahwasanya ketegasan Bea Cukai Madura hanya berlaku pada toko klontong dan tidak berani melakukan penindakan terhadap perusahaan – perusahaan besar yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Bea Cukai Madura, Zainul Arifin menjelaskan, akan berusaha menindak tegas perusahaan rokok bodong tersebut.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Lepas Ekspor Kopi Garut ke Belanda

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin, sebenarnya tidak pandang bulu, apapun yang kita temui dilapangan kita tindak, dan bagi konsumen rokok ilegal tetap kita ingatkan, untuk pabrik – pabrik ada 2 sanksinya yaitu denda dan penutupan,” terang Zainul.